Definisi Dan Jenis Kanker Payudara

Definisi Dan Jenis Kanker Payudara

Definisi Kanker Payudara

Kanker Payudara (Carcinoma mammae) adalah suatu penyakit dimana sel-sel normal tubuh berubah menjadi sel-sel kanker pada jaringan payudara.

Kanker payudara pada umumnya menyerang kaum wanita, namun kaum pria juga bisa terkena kanker payudara.

Selain itu kanker payudara pada pria lebih ganas karena pria mempunyai ukuran payudara yang kecil sehingga membuat sel kanker langsung berhubungan dengan area payudara yaitu dinding dada.

Payudara kaum wanita terdiri dari kelenjar lobulus (kelenjar yang membuat ASI), duktus (saluran kecil yang membawa ASI dari lobulus ke puting), pembuluh darah, lemak dan jaringan ikatnya, serta kelenjar getah bening.

Pada umumnya kanker payudara berasal dari jaringan sel yang melapisi duktus (kanker duktal), sebagian berasal dari lobulus (kanker lobular), dan sebagian kecil lainnya berasal dari jaringan lain.

Bagi kaum wanita payudara adalah salah satu organ yang sangat penting karena payudara mampu memproduksi ASI untuk bayi dimana ASI dari ibu kaya akan kandungan gizi dan nutrisi yang tidak bisa ditandingi dengan makanan lain termasuk produk susu formula.

Maka dari itu sebaiknya kaum wanita harus senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan dari organ payudara untuk menghindari penyakit yang bisa mengancam kondisi kesehatan payudaranya.

Dari sekian banyak penyakit yang bisa mengganggu kesehatan kaum wanita yang paling berbahaya adalah kanker payudara. Untuk saat ini dan beberapa tahun ke depan kanker payudara masih menjadi masalah yang besar di Indonesia.

Kanker payudara memang penyakit yang sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian pada penderitanya. Namun bila anda sering melakukan pemeriksaan payudara maka bisa dibilang anda sudah melakukan salah satu langkah pencegahan atas penyakit ini.

Namun sayangnya pada umumnya seseorang baru memeriksakan payudaranya ketika kanker payudara sudah dalam keadaan yang parah (stadium lanjut) sehingga resiko kesembuhannya semakin kecil.

 

Jenis-Jenis Kanker Payudara

  • Lobular carcinoma in situ

Lobular carcinoma in situ (lobular neoplasia) adalah jenis kanker yang menyerang jaringan di sekitar payudara dan masih belum menembus dinding lobulus atau masih berada di dalam kelenjar air susu.

Pertumbuhan sel kanker pada kanker jenis ini bisa terlihat dengan jelas yang bisa ditemukan di dalam lobules (kelenjar susu).

Jenis kanker ini masih masih diperdebatkan apakah hanya merupakan suatu tanda yang menunjukkan perubahan sel kanker atau merupakan stadium awal dari kanker payudara. Lobular carcinoma in situ hanya membuat jaringan yang terkena menebal dan tidak selalu menimbulkan benjolan sehingga tidak mudah dideteksi.

Namun untuk seseorang yang didiagnosa memiliki lobular carcinoma in situ maka bisa dipastikan memiliki resiko kanker pada salah satu payudaranya.

Bila tidak mendapatkan perawatan yang baik, lobular carcinoma in situ pada seseorang bisa berubah menjadi invasive lobular breast cancer.

Bila sel kanker berkembang hingga ke payudara yang satunya maka bisa jadi menjadi Invasife Ductal Carsinoma atau Invasife Lobular.

 

  • Ductal carcinoma in situ

Ductal carcinoma in situ (DCIS) adalah jenis kanker payudara (non-invasif) yang hanya ditemukan di jaringan saluran ASI. Jenis kanker ini paling sering ditemukan pada penderita kanker payudara.

Pada mammogram ductal carcinoma in situ sering terdeteksi sebagai tumpukan kecil jumlah kalsium (microcalcifications). Penderita ductal carcinoma in situ bisa disembuhkan dengan kemungkinan 100% asalkan kanker yang berasal dari saluran ASI tidak menyebar ke jaringan lemak payduara atau bagian tubuh yang lain.

Ductal carcinoma in situ sendiri mempunyai beberapa jenis misalnya ductal comedocarcinoma yang mengarah ke ductal carcinoma in situ dimana sel kanker mengalami degenerasi atau kematian.

Bila tidak segera ditangani ductal carcinoma bisa menyebar ke jaringan lain yang berada di sekitarnya lalu dinding saluran ASI mengalami penipisan sebelum akhirnya menjadi pecah yang mengakibatkan kanker menyebar ke jaringan lain.

Kanker menyebar melalui sirkulasi darah sehingga bisa menyebar ke lokasi sekitar asal kanker dan menyebar ke seluruh bagian tubuh.

Penyebaran kanker ini cenderung ke liver, paru-paru, tulang dan kelenjar limfa di ketiak. Sekitar 70% dari penderita kanker payudara mengalami apa yang disebut sebagai ductal carcinoma invasif.

 

  • Infiltrating lobular carcinoma

Infiltrating lobular carcinoma (ILC) atau invasive lobular carcinoma adalah salah satu jenis kanker payudara yang berasal dari lobulus payudara (kelenjar susu) lalu menyerang jaringan lain yang berada di sekitar payudara.

Di Amerika Serikat saat ini ada sekitar 20 ribu wanita yang didiagnosis terkena kanker payudara jenis infiltrating lobular carcinoma. Kanker jenis ini memiliki rasio perbandingan 10-15 % untuk semua kasus kanker payudara dan rasio perbandingan 15-20% untuk semua kasus kanker.

Infiltrating lobular carcinoma sulit dilihat melalui mammogram tidak seperti kanker payudara invasive yang lain seperti invasive ductal carcinoma (IDC).

Pada umumnya infiltrating lobular carcinoma akan muncul dalam bentuk berupa penebalan pada area payudara dan bukan muncul dalam bentuk benjolan.

Sel infiltrating lobular carcinoma kemudian akan merusak lobulus sebelum akhirnya menyebar ke jaringan lain (metastatizes) dengan membuat bentuk mirip jaring–jaring yang berada di sekitar payudara.

Bagian payudara yang terkena akan memiliki tekstur yang berbeda bila dibandingkan dengan payudara yang normal.

Sebelum berubah menjadi lebih ganas, infiltrating lobular carcinoma yang berubah menjadi invasive (invasive lobular carcinoma) akan memiliki dimensi sekitar 2-5 cm yang disertai dengan beberapa gejala, yaitu :

  • Salah satu bagian payudara mengalami penebalan pada satu area
  • Pada payudara akan muncul satu are baru yang bengkak dan terlihat penuh
  • Adanya perubahan kondisi atau perubahan tekstur payudara, misalnya adanya penebalan atau pengerutan
  • Mengalami nipple retraction (puting payudara tertarik ke dalam)

 

Kelenjar susu yang tumbuh secara abnormal adalah tahap pertama dari infiltrating lobular carcinoma. Kemudian sel abnormal ini akan membelah diri.

Lobular carcinoma in situ (LCIS) adalah kondisi dimana sel abnormal masih berada di dalam lobule yang bisa menjadi petunjuk bahwa resiko kanker payudara seseorang mengalami peningkatan.

Hampir semua kasus infiltrating lobular carcinoma ini dipengaruhi oleh faktor mutasi gen CDH1 (E-cadherin). Gen yang telah mengalami mutasi ini bertugas untuk mengatur aktivitas satu jenis protein yang akan menjaga agar sel tumor tidak menyebar dan menyerang jaringan yang masih normal.

Infiltrating lobular carcinoma akan berkembang apabila tidak ada CDH1. Saat melakukan diagnosa ahli patologi akan memastikan apakah yang terjadi adalah infiltrating lobular carcinoma atau Lobular carcinoma in situ dengan meminta sampel protein CDH1 pada jaringan yang terserang sel abnormal ini.

 

  • Infiltrating ductal carcinoma

Infiltrating ductal carcinoma (IDC) atau invasive ductal carcinoma adalah jenis kanker payudara yang berasal dari saluran ASI kemudian menyerang jaringan lain yang berada di sekitar payudara, misalnya jaringan lemak payudara. Jika tidak segera ditangani infiltrating ductal carcinoma bisa menyerang bagian tubuh yang lain melalui limfatik dan sistem peredaran darah.

Jenis kanker ini memiliki rasio perbandingan 65-80% dari semua kasus kanker payudara atau merupakan salah satu jenis kanker payudara yang paling sering dialami oleh penderita kanker payudara.

Infiltrating ductal carcinoma ditandai dengan munculnya benjolan keras yang mempunyai batas yang tidak beraturan.benjolan ini tidak seperti benjolan jinak yang lain karena lebih kuat dan keras. Kemudian puting dan kulit payudara akan tertarik masuk ke dalam.

Hasil dari mammogram menunjukkan bahwa infiltrating ductal carcinoma terlihat sebagai satu massa yang mempunyai batas halus, dari batas benjolan muncul ujung-ujung yang runcing, dan penumpukan kalsium pada daerah sekitar tumor.

Wanita yang mempunyai riwayat keluarga kanker payudara dan berusia lebih dari 45 tahun beresiko terkena salah satu jenis kanker payudara ini, sedangkan 50% dari seluruh penderita infiltrating ductal carcinoma adalah wanita yang berusia 65 tahun.

Selain itu kanker payudara juga mempunyai jenis-jenis lain, namun jenis-jenis dari kanker payudara ini jarang ditemukan di masyarakat. Jenis-jenis lain dari kanker payudara antara lain :

 

  • Medullary carcinoma

Jenis kanker payudara ini tergolong ganas (invasive) yang membentuk satu batas yang tidak normal antara jaringan normal dan jaringan tumor.

Salah satu jenis dari kanker payudara ini hanya memiliki rasio perbandingan sekitar 5% dari seluruh kasus kanker payudara.

 

  • Mucinous carcinoma (colloid carcinoma)

Jenis kanker payudara ini terbentuk akibat lendir (mucus) yang dihasilkan oleh sel kanker. Wanita yang terkena mucinos carcinoma pada umumnya mampu bertahan hidup yang cukup lama bila dibandingkan dengan wanita yang terkena jenis kanker ganas (invasive) yang lain.

 

  • Tubular carcinoma

Tubular carcinoma termasuk salah satu dari jenis kanker payudara yang mempunyai sifat invasive. Wanita yang memiliki kemungkinan sembuh yang besar adalah wanita yang memiliki tubular carcinoma.

Jenis kanker ini memiliki rasio perbandingan 2% dari seluruh kasus kanker payudara.

 

  • Inflammatory breast cancer

Inflammatory breast cancer adalah kondisi dimana sel kanker menyumbat pembuluh limfe kulit pembungkus payudara sehingga payudara menjadi terlihat dan terlihat merah (meradang) dengan pinggiran atau cekungan yang tebal.

Perkembangan sel kanker dari salah satu jenis kanker payudara ini terjadi dengan sangat cepat namun jenis kanker ini memiliki rasio perbandingan yang sangat kecil yaitu 1%.

 

  • Paget’s disease of the nipple

Paget’s disease of the nipple (penyakit paget) atau dikenal sebagai kanker putting adalah salah satu jenis kanker payudara yang berasal dari saluran susu yang pada akhirnya menyebar ke puting payudara dan kulit areola.

Payudara dari penderita jenis Paget’s disease of the nipple akan mengeluarkan cairan yang disertai dengan luka koreng, berbintik, mengeluarkan darah, kulit terasa kasar, kulit pecah-pecah, gatal dan berwarna merah.

Jenis kanker ini memiliki rasio perbandingan 1% dari seluruh kasus kanker payudara. Selain itu wanita yang terkena kanker ini mempunyai kemungkinan sembuh yang lebih besar apabila tidak ada benjolan yang muncul pada payudara.

 

  • Phylloides

Phylloides adalah tumor yang berkembang di dalam jaringan konektif payudara. Pada umumnya kanker ini bersifat jinak, namun pada kondisi tertentu bisa berubah menjadi ganas yang apabila terjadi harus segera dilakukan operasi pengangkatan.

Tumor payudara ini sangat jarang terjadi dimana hanya ada 10 orang wanita meninggal karena kanker ini di Amerika Serikat.